FF YeHyoJae | What are you doing oppa? | Chap 2

Author : Tara Tasya

FB/Twitter : @taratasya / @the_weasly

Genre : sad

Cast : – Kim Jongwoon a.ka Yesung

– Lee Hyukjae

– Jung Hyori

Type : NC

WARNING!!! bagi yang umurnya kurang dari 17 dilarang membaca karna berbahaya tapi kalo tetep maksain itu resiko sendiri… Happy Reading aja langsung okay!!~

“Oppa aku mohon jgn membuatku takut sperti ini“ tangisku histeris trtahan oleh tubuh donghae yg baru saja kmbali kerumah sakit tepat disaat hyuk tak sadarkan diri,kami hnya mampu menahan ketakutan ini dr luar ruang perawatan krna di dalam sana dokter tengah berusaha menyadarkan hyuk kmbali.

“Prcayalah hyuk akan baik2 saja,kita berdoa saja utk keselamatannya“ ucap donghae menenangkanku.

Aku bnar2 sangat ketakutan,aku takut hyuk tak bisa bertahan dan tak akan bangun lagi,aku sangat takut akan hal itu,sdah cukup aku bersedih telah kehilangan sungmin dan aku tdk mau lagi hal itu terulang dlm hidupku,aku tdk mau hyuk juga mninggalkanku.

Tuhan. Selamatkan namja itu utk ku,jgn biarkan dia mnyerah,kmbalikan kehidupannya sperti dulu aku mohon, batinku diantara tangis yg terus mnjadi.

Bberapa saat kmudian dokter dan ketiga perawat kluar dr ruang perawatan hyuk dgn senyum trsirat dr wajah mereka,dan aku yakin itu sebuah isyarat bhwa mreka telah berhasil mnyelamatkan hyuk kmbali.

“Bagaimana keadaanya dokter?“ Tukas donghae antusias.

“Keadaanya sdah kmbali normal,skrg pasien sdah sadar,silahkan“ ucap dokter itu yg seketika langsung kmbali menormalkan aliran darahku.

Akupun melepas nafas lega dan segera memasuki ruang perawatan hyuk.

“Kalian dr mana?” Tanya hyuk pelan bgitu melihat aku dan donghae masuk dan mndekat kearahnya.

“Oppa sdah tdk kedinginan lagi kan?“ Tanyaku sembari kmbali ku genggam tangannya,sementara donghae sngaja kmbali kluar ruangan membiarkan kami berdua di dalam sini.

“Tidak chagi“ sahutnya lirih sembari menatap sayu kearahku.

”Apa tadi kau mnciumku?“ Tanyanya lagi.

“Ah mmm iya aku ingin membuatmu hangat tapi trnyata tetap tdk berguna“ balasku setengah malu.

“Gomawo chagi yahh“

“Brjanjilah padaku kau tdk akn membuatku takut lagi oppa“ pintaku halus,ku satukan pipi kananku dgn punggung tangannya yg berada dlm genggamanku.

”Apa yg kau takutkan humm?“ Balasnya trsenyum.

“Aku takut oppa akan mnyerah dan meninggalkan ku”

“Bukankah itu akan lebih baik krna aku bisa brtemu dgn sungmin di alam sana,lalu kami akan membicarakan mu yeoja yg pernah ada dlam khidupan kami di dunia“ balasnya berusaha membuat lelucon.

“iihh oppa kau bicara apa? Tdk boleh bicara sperti itu,belum sembuh saja kau sdah mnyebalkan,cepatlah sembuh dan kita pulang“ ucapku cemberut menanggapi leluconnya yg trdengar tdk lucu sama sekali itu.

“Baiklah Baiklah aku akan sembuh utk mu dan brjanjilah kau tdk akan pergi meninggalkanku lagi chagi“pintanya.

DEGGGG

Bagaimana mgkin aku bisa brjanji padanya sedangkan aku sdah trlebih dahulu berjanji utk yesung.

Arrgghhh berat,benar2 berat..aku tdk bisa memilih salah satu dr mereka,

Aku tdk mungkin meninggalkan yesung untuk hyuk krna yesung sdah lebih dulu memilikiku,belum lagi sdah ada Nana diantara kami,tapi jika aku memilih utk bersama yesung tentu saja hyuk akan trluka lagi dan aku tdk mgkin tega menyakitinya lagi.

Haruskah aku menikahi kalian berdua,hahhhh aku bnar2 dibuat gila oleh namja namja itu,bnar2 dilema besar dlm hidupku.

~oo~

SKIP

~oo~

2 bulan kemudian.

@ apartement yesung.

“Kenapa tdk kau makan oppa? Bukankah tadi kau bilang lapar“ tanyaku sembari menyantap ramen yg baru saja ku buat,semntara Nana msih trlihat sibuk mewarnai buku baru yg di belikan Appanya.

“Aku ingin tau apa yg akan kau lakukan jika aku tdk mau makan“ jawabnya datar tanpa menatapku dgn tatapannya terus kearah Nana,

Akupun trsenyum mndengar perkataannya,aku rasa namja tampan di sebelahku ini sedang cemburu krna sering melihatku mnyuapi hyuk.

“Buka mulutmu” pintaku seraya ku sodorkan suapanku tapi juga tak langsung di tanggapi olehnya.

“Ayolah oppa makanlah nanti kau bisa sakit kalau tdk makan“ bujukku manja agar namja yg sedang cemberut itu mau membuka mulutnya.

“Aku lapar tapi bukan ingin makan makanan itu,knapa kau tidak peka dgn maksud ku“ tukasnya yg semakin membuatku menahan tawa.

“Oppa ingin makan apa? Humm?“ Tanyaku sembari ku dekatkan posisiku ke arahnya.

”iisshhh haruskah ku katakan hal sperti itu di hadapan Nana?“ Balasnya kesal brcampur gemas.

“Baiklah aku mngerti,kau menginginkanku? Tunggulah sampai Nana tidur siang“ bisikku yg lantas mampu mencairkan kekesalannya.

Hufff minta ‘itu’ saja knapa harus marah dulu,batinku.

“Tapi skrg oppa harus makan dulu,akan ku suapi sampai habis,kalau tdk habis maka aku juga tdk akan mau menuruti keinginan oppa“ ancamku.

Yesungpun trpaksa menghabiskan seluruh ramen yg ku sajikan di mangkuknya padahal ini porsi jumbo tapi aku tetap memaksanya utk menghabiskan.

Selesai menyuapinya akupun mngembalikan mangkuk kotornya ke dapur utk langsung ku cuci,namun mendadak terasa dekapan hangat namja itu melingkari tubuhku dr belakang seraya mengeluarkan jurusnya utk membuatku merinding olehnya.

Yesung memelukku erat sembari mengecup lembut tengkukku yg trekspose mulus dihadapannya krna rambutku memang sdang ku gulung asal2an ke atas hingga mempermudah namja itu menghisap stiap inci tengkukku dan berhasil membuat bibirku mndesis dibuatnya.

“Hentikan oppa“ pintaku seraya menggeliat dlam dekapannya.

”Kau sering meninggalkanku demi menemani hyuk,apa saja yg kalian lakukan berdua? Apa dia juga mnyentuh mu?“ Tanya yesung tepat di telinga kananku dan itu smakin membuatku merinding.

“Tdk oppa“

“Jangan bohong chagi aku tau kalian sama2 normal mana mgkin hnya mengobrol saja,mana mgkin hyuk tahan hnya melihatmu tnpa mnyentuhmu sedangkan dia sangat merindukanmu“

“Trserah oppa saja kalau tdk percaya padaku“ balasku cmberut masih sambil mencuci piring sementara yesung jg masih memelukku dr belakang.

”Kapan kita menikah chagi?“ Tanyanya lembut.

Apa2an namja ini,sharusnya dia tau jika aku tdk mgkin mnjawabnya skrg sementara hyuk masih membutuhkanku.

“Bersabarlah oppa,kita tdk akan menikah jika hyuk tdk merelakanku utk mu“ balasku, dgn trpaksa ku lontarkan kalimat itu meskipun sbnarnya ini trdengar mnyakitkan utk yesung.

“Bukankah waktu itu kau sdah mnyetujui lamaranku? Lalu kalau selamanya hyuk tdk akan melepaskanmu bagaimana?“Sahutnya kmdian.

“Aku tdk tau“ balasku pelan.

“Kau tdk ingin hyuk mati sia2 krna drugs kan oppa?“Lanjutku.

“isshhh knapa harus aku yg terus mngalah utk hyuk“ balasnya kesal sembari melepaskan pelukannya dan berdiri di sampingku.

Akupun segera mnghentikan aktivitas mencuci piring itu utk berbicara serius pada yesung yg sdang kesal.

“Saat ini hyuk lebih membutuhkanku oppa,jangan egois sperti itu,kalau sampai trjadi sesuatu padanya bukankah kau jg akan mnyesal,aku bhkan tdk bisa meninggalkannya sndrian krna swaktu2 dia bisa kmbali sakau,aku ataupun donghae harus berusaha menahan tubuhnya dlm kesakitan bhkan tak jarang kami mengikatnya mskipun kami tdk tega,kami ingin hyuk sembuh oppa“ tuturku berusaha memberi pengertian kpada yesung.

“Apa aku juga harus melakukn hal yg sama agar hyuk juga mau mngalah padaku? Agar kau juga lebih memperhatikanku? Hahh? Kau mau sperti itu?“ Ucapnya dgn nada tinggi,klihatan skali yesung bnar2 sdah tdk tahan dgn keadaan ini.

Ya tuhan knapa jdi sperti ini,aku harus bagaimana..

Jujur saja baru kali ini aku melihat ekspresi marahnya dan hal itu bnar2 membuatku takut sekaligus sdih hingga tnpa sadar air mataku mengalir tanpa adaa kata apapun yg kluar dr bibirku.aku hnya menatap yesung yg juga terus menatap kesal kearahku.

~

HENING

~

“Mianhae“ ucapnya kmudian,pelan,dan kmbali merengkuh tubuhku yg masih trpaku.

“Oppa membuatmu sedih chagi?humm?“ Lanjutnya lembut sembari mencium pucuk kpalaku.

“Tdk apa2 oppa,aku mngerti yg kau rasakan“jawabku sembari mengusap air mataku dlm pelukannya.

Perlahan yesung memindahkan sebelah tangannya utk menuntun daguku mendongak kearah wajahnya sebelum namja itu semakin mendekatkan wajahnya kearahku dan mencium bibirku lembut,

Ciuman yg berawal dgn lembut yg lantas ku balas stiap lumatannya hingga smakin dalam dan menggigit bhkan yesung spertinya sdah merubah haluan ciuman kasih sayangnya tadi mnjadi ciuman bernafsu yg di iringi remasan2 tangannya di dadaku.

Tak dpt ku pungkiri bhwa ciuman namja ini selalu membuatku sprti tak memijak bumi.

Sangat nikmat dan mampu membuatku ketagihan dgn kelembutan bibir mungil yg trkadang liar itu.

“Eomma? Knapa Appa menggigitmu?“ Nana tiba2 saja sdah mnyusul kami di dapur dgn wajah polosnya.

Kamipun trkejut dan lantas secepatnya melepaskan ciuman,

“Eomma dan Appa hnya mmm… “yesung sepertinya kebingungan harus mnjelaskan sperti apa kpada putrinya itu.

“Mari kita mewarnai lagi sayang“ ucapku yg menyelamatkan yesung dr prtanyaan Nana krna putri kcil ku itu kini beralih mengikutiku.

Sekilas ku lirik kearah yesung yg masih trdiam sembari menggaruk kpalanya yg sbenarnya tdk gatal,dia pasti sdang mncari jawaban yg tepat jika suatu hari Nana bertanya lagi tntang hal tadi.

Akupun hnya trsenyum mlihatnya dr jauh.

~

TEEET TEEET (bel pintu)

“Hey kau sdah kmbali“ sapa yesung begitu membukakan pintu utk kyu.

Kyu baru saja tiba dari Osaka,dia memenuhi prmintaan nenek satu2nya yg tinggal disana utk mnyempatkan waktu mengunjunginya.

Nampak wajah lelah yg trgambar di wajah kyu,segera dia bantingkan tubuhnya sndri diatas sofa sembari mnghela nafas panjangnya.

Ya,di kota ini kyu memang tinggal di apartement yg sama dgn yesung.

“Istirahat saja dikamar“ ucap yesung mngamati kelelahan yg nampak jelas di raut sahabatnya itu.

“Aku tdk lelah,aku hnya sdang bingung” sahutnya sembari menatap langit2.

“Apa yg trjadi?apa kau adaa masalah?” Tanya yesung kmudian.

“Aku dijodohkan dgn gadis jepang pilihan kluargaku“

“Bukankah itu bagus“ sahut yesung berbinar.

“Knapa kau trlihat bahagia mndengar berita buruk sperti ini“tukas kyu kesal.

“Berita buruk kau bilang? Mnurutku ini berita yg sangat baik,kau akan segera menikah bukan?“ Ucap yesung lagi.

“Aahhh kau ini sperti tdk prnah merasakan buruknya perjodohan yg tdk kita inginkan saja,kalau kau menganggapnya baik knapa kau juga menolak prjodohanmu waktu itu“ serang balik kyu pda yesung yg mendadak merubah ekspresinya mnjadi datar.

“Krna yeoja jelek itu“ balas yesung seraya menujuk gemas kearahku yg lantas disambut tawa oleh kyu.

“Apa? Kau bilang aku jelek? Awas saja kalau aku tdk mau melihatmu lagi dan akan brsama hyuk terus tnpa mau peduli padamu,kau kira dirimu itu tampan isshhh“ sahutku kesal.

Yesungpun lantas mndekatiku dan bejongkok di hadapanku yg sedang duduk.

“Jangan marah chagi aku hnya bercanda,kau bhkan secantik bidadari,jgn tinggalkan aku chagi“ rengeknya sperti anak kcil yg memaksa minta di belikan mainan.

“Memang dimana kau prnah mlihat bidadari hingga kau bisa mnyamakanku dgn nya?“ Sahutku ketus brpura2 marah padahal sbnarnya aku ingin skali trtawa.

”Hnya ada satu bidadari di dunia ini dan dia sdang berada di hadapanku” balasnya lantas mngecup bibirku di hadapan kyu.

Sekilas ku lirik kyu hnya menatap kami kesal trhadap ulah kami yg trkadang masih sprti anak kcil ini.

~oo~

~

~

~oo~

Keesokan harinya

@ apartement EunHae

“Nana sdah ku jmput dr sekolah,jadi kau tdk perlu mnjemputnya“ ucap yesung dr ujung telefon.

“Ahh Ne“ sahutku pendek lantas menutup telefonnya,

aku tdk perlu mngkhawatirkan Nana krna dia sudah bersama Appanya.

yesung memang sering mnjemput Nana di sekolahnya dan juga membawanya mnginap di apartementnya meskipun tanpa aku dan spertinya Nana juga sdah sangat nyaman brsama Appanya itu.

“knapa Nana tdk pernah kau ajak kmari padahal aku ingin skali dekat dengannya“ tukas hyuk sembari menikmati popcorn banana flavour kesukaanya.

Ya. aku sdang berada di apartement EunHae tapi donghae sdang berkencan diluar dgn yeojanya.

Sedangkan tadi aku trpaksa segera menutup telefon dr yesung krna posisiku tengah berada di pelukan tubuh hyuk sembari menonton film,

Hampir stiap hari aku slalu mnghabiskan hari2 ku brsama hyuk kmanapun dia inginkan,aku ingin skali terus membuatnya senang demi membayar semua kesalahanku padanya krna pernah meninggalkan ketulusannya dulu dan membuat hidupnya kacau.

“Chagi,kapan kita menikah?” tanyanya dgn smakin mngeratkan pelukannya sembari bersandar di sofa depan Tv.

“Menikah?“ Tanyaku pelan yg sebenarnya aku sdang sangat bimbang oleh pertanyaannya.

”Iya kapan kita menikah? Bukankah dulu kita sdah hampir menikah juga humm?“

“Kita bicarakan nanti saja oppa yah,kalau oppa sdah bnar2 sembuh lagi pula Nana blum kenal dgn mu“ ucapku basa basi.

”Baiklah bawa aku bertemu dgn Nana“ pintanya.

“Dia sdang brsama Appanya,lain kali saja aku akan mengajak dia kmari“ balasku yg lantas disambut sbuah kecupan hyuk di kpalaku.

“Chagi,apa kau mncintaiku?“ Tanyanya lagi.

DUARRR

Pertanyaan apa itu,apa tdk ada prtanyaan lain ,aahh kau ini ada2 saja oppa,knapa bertanya sperti itu.

“Heumm tentu saja aku mncintaimu,bhkan aku rela hampir stiap hari menemanimu“ balasku.

Sejak saat itu aku memang sring mngecewakan yesung,jarang skali aku menginap di apartementnya meskipun berulang kali dia memohon padaku,

Aku tau yesung juga masih sangat membutuhkanku tapi dsini ada orang lain yg lebih membutuhkanku,aku harap dia mngerti dan tdk egois,ini juga demi kebaikan hyuk sahabatnya,aku harus bisa membebaskan hyuk dr drugs,dia harus harus bnar2 sembuh dr bnda laknat itu.

“Tapi kau juga mncintai yesung kan?”Tanyanya lagi,

“Sudahlah oppa,disini yg ada kita berdua jd jangan lagi membicarakan siapapun“

“Kau sdah memiliki Nana dari yesung yg bisa smakin mnyatukan kalian,lalu apa yg kau miliki dariku?“

“Ap-apa?“ Ucapku gugup.

Apa lagi prtanyaannya,huhh bnar2 kedua namja ini bisa2 membuatku gila stiap hari.

“Aku juga ingin mempunyai malaikat kecil dr rahimmu chagi“

BLUSSSHH

Seketika wajahku memerah mndengar ucapannya,

Ya tuhan, mana mungkin aku mengabulkan keinginannya, bisa2 yesung membunuhku kalau sampai aku melakukan hal itu dgn hyuk.

“Chagi,knapa kau diam? Apa itu artinya kau tdk mau?“

“Aku mmm… Aku“ jawabku bnar2 gugup.

“Kau mau melakukannya dgn yesung tapi knapa kau harus brfikir dulu ktika aku menginginkannya juga? Apa kau lebih mncintai yesung dr pada aku?“ Prtanyaan yg sangat menuntut dan bnar2 membuatku tdk tau hrs mnjawab apa.

“Bukan bgitu oppa,tapi aku..“

“Buktikan padaku kalau kau sungguh mncintaiku chagi,pliiss“ pintanya dgn tatapan matanya yg menahanku untuk tdk bisa berkedip.

-TBC-

apa yang bakalan terjadi selanjutnya??? bagaimana dengan yesung oppa??? tunggu kelanjutanya^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s