FF YeHyoJae | Don’t go oppa | Chap 1

Author : Tara Tasya

FB/Twitter : @taratasya / @the_weasly

Genre : sad

Cast : – Kim Jongwoon a.ka Yesung

          – Lee Hyukjae 

          – Jung Hyori

Type : NC

WARNING!!! bagi yang umurnya kurang dari 17 dilarang membaca karna berbahaya tapi kalo tetep maksain itu resiko sendiri… Happy Reading aja langsung okay!!~

Jung Hyori Pov.

aku dan yesung oppa menuju rumah sakit yg di maksudkan donghae lewat telefonnya tadi sementara yesung terpaksa mengganggu tidur Nana dan mnggendong putrinya itu utk ikut bersama dan menidurkannya di dalam mobil,krna tdk mgkin kami mninggalkan Nana sendirian di apartement.

 Tak ada pmbicaraan yg kami utarakan selama prjalanan karena yesung mngendarai mobilnya dgn kcepatan tinggi utuk sgera sampai drumah sakit,akupun tak berani brtanya apapun krna takut mngganggu konsentrasinya mnyetir lagi pula raut wajah yesung nampak sangat panik dan itu lebih membuatku memilih utk diam dan brsabar hingga ku ketahui sndri stibanya drumah sakit nanti.

”Ya tuhan smoga prjalanan kami selamat sampai tujuan“ batinku miris brcampur takut sembari menahan tubuh Nana agar tdk trjatuh jika sewaktu2 yesung mengerem mndadak. *Nana adalah anak hyori dan yesung 

#FLASHBACK

Sebenarnya aku sangat lelah mnjalani hidup yg sperti ini,aku ingin bermanja2 di pangkuan orang tuaku sperti anak2 yg lainnya tapi keadaanlah yg membuatku tdk bisa merasakan hal indah itu.

Sejak kcil aku sdah tdk punya orang tua, aku hanya tinggal berdua dgn nenekku.

Bhkan kini nenekku harus trbaring dirumah sakit karena pnyakitnya yg blm juga dioperasi, aku masih hrus bkerja keras mndapatkan uang utk biaya operasi nenek.

Sungguh aku merasa mnjadi gadis paling malang didunia ini,smua nya harus aku lakukan sndiri bhkan utk membayar kontrakan rumah ini,utk makan sehari2 dan juga utk biaya rumah sakit nenekku aku hrus bkerja keras di sebuah toko kue yg mau mempekerjakanku paruh waktu.

Tapi aku juga merasa sangat beruntung bisa masuk ke universitas mewah itu berkat beasiswaku.

~oo~

@kampus

“Kau mahasiswi baru? Kau tdk tau siapa kami? Berani skali kau menabrakku tnpa meminta maaf“ Ucap seorang namja berperawakan tinggi putih (red kyu) brsama ke tiga temannya yg sdang mnghadang langkahku di sebuah lorong kampus.

 

“Memangnya kalian siapa? Maaf aku tdk sngaja menabrakmu“ jawabku polos smbari ku amati wajah ke 4 namja tampan di hadapanku ini.

Mreka semua trlihat tampan dan berkelas tapi dgn wajah angkuhnya itu sungguh membuatku ilfill kpda mreka.

Kulihat namja2 itu mntertawakan prtanyaanku,memangnya kenapa mreka trtawa sperti itu,apakah mreka sangat populer dsni shingga prtanyaanku yg td itu trdengar aneh dan mnggelikan..

”Knapa kalian mntertawakanku? Yg aku tau kalian adalah seniorku di kampus ini, kalian bkn artis jdi wajar saja kalau aku tdk mngenal kalian“ ucapku dgn polosnya.

Seketika ku rasakan kepalaku basah oleh guyuran air dan bnar saja namja berbibir lebih tebal itu (red eunhyuk) mnumpahkan minuman dlm botol yg di bawanya ke kpalaku hingga rambutku basah kuyup bhkn sampai ke bajuku.

”Yeoja pabo sluruh kampus ini tau siapa kami dan cepat prbaiki sikapmu,atau kau akan mndapatkn kjutan2 tak trduga yg lbih dr sebotol air ini” ucap namja bersuara lembut (red donghae) sembari mencolek daguku namun segera ku tangkis,

 

Akupun mulai trtunduk menangisi betapa malangnya nasibku di kampus mewah ini,apa hrus sperti ini yg aku terima utk sebuah ktidaktauanku atas siapa mreka.

Ku dengar namja2 itu masih mntertawakanku,smbari melangkah mninggalkanku.

“Ini bersihkan dirimu“ ucap slah seorang dr mreka sembari memberikan sapu tangannya padaku lantas segera pergi mnyusul langkah teman2nya yg masih mntertawakanku dr kejauhan.

Namja yg satu ini spertinya memang tdk sejahat ke3 temannya yg lain,ku lihat dr tadi dia juga tdk mntertawakanku,wajahnya yg dingin dan tatapannya yg tajam hanya trdiam mnyaksikan tman2nya mngerjaiku.

“Gomawoo“ucapku pelan entah dia mndengarnya atau tdk.

~oo~

~oo~

@ rumah sakit

“Dokter aku mohon selamatkan nenekku, jangan biarkan dia mninggalkanku“ aku mnangis sjadinya mngejar drakbar yg membawa nenek keruangan lain krna saat ini nenekku dlm keadaan kritis.

“Beliau harus segera di operasi nona,klau tdk nyawanya bisa terancam, tolong segera urus administrasinya agar kami bisa scepatnya melakukan tindakan“ ucap dkter itu.

 

Ya tuhan dr mana aku bisa mndapatkan uang biaya operasi secepatnya,

~

Aku mlangkahkan kakiku kluar dr rumah sakit brniat utk mncari pinjaman uang kpda bos ku di toko kue siapa tau saja dia bisa menolongku.

Sembari melangkah airmata terus saja mengaliri pipiku membayangkan hal trburuk yg bisa saja trjadi pada nenekku jika aku tdk bisa mndapatkan uang itu.

~

BRUUKK

~

Tnpa sadar aku mnabrak seseorang ktika hndak kluar dr rumah sakit ini,

“Maaf“ ucapku membungkuk tnpa melihat kearah orang yg baru saja ku tabrak itu,

 

“Hey“ seseorang itu tiba2 mnarik tanganku.

“Apa menabrak seseorang itu adalh hobby mu?kau mnabrak lagi“ ucapnya kemudian.

Seketika aku mendongakkan wajahku kearahnya dan sungguh ini adalh hal yg sebenarnya paling aku hindari di kampus tapi knapa di rmh sakit ini aku masih sial brtemu dgn slah satu “super junior“ itu,yahh seperti itulah ke 4 namja itu menamakan diri mereka, super junior adlah nma sekelompok geng namja anak dari para pemegang kekuasaan atas universitas mewah tempat ku mndapatkan beasiswa.

Setidaknya aku mngetahui siapa sbenarnya ke 4 namja paling populer di kampusku itu setelah seorang temanku memberitahukannya padaku.

“Maaf, aku tdk sengaja“ balasku smbari kmbali membungkukkan badan kpada namja brmata sipit tajam itu, tapi aku beruntung krna kali ini dia tdk bersama teman2nya yg lain yg sangat mnyebalkan itu.

 

“Kau mnangis? Sayang sekali aku tdk punya sapu tangan utk ku berikan padamu lagi“ ucapnya sembari melepaskn tanganku.

Aku hnya berusaha trsenyum dan mengusap air mataku.

 

“Utk apa kau dsini?“ Tanyanya kmudian.

namja ini memang slalu trlihat baik tdk sperti tman2nya itu,

“Nenekku sakit dan harus dioperasi secepatnya“jawabku.

“Owhh“ sahutnya pendek tanpa simpati sdikitpun.

“Maaf aku prmisi aku harus secepatnya mndapatkan uang biaya opersinya“ ucapku lantas brlalu dr hadapan namja yg bhkan tak ku ketahui namanya itu.

~oo~

~

~

 

“Maaf (namamu) aku tdk bisa meminjamkan uang sebanyak itu“ itulah jawaban yg aku terima dr pemilik toko kue tmpatku bekerja.

Aku sdh mngira akan sperti itu jawabannya.

Lalu kmana aku harus mncari uang itu, nenek harus segera di operasi klau tdk mgkn nenek tdk akan slamat dan aku akan mnjadi sebatang kara. Aku tdk ingin hal itu trjadi, aku akn berusaha bagaimanapun caranya agar bisa mndapatkan uang itu demi nenek yg sangat ku sayangi.

Dgn langkah gontai trtunduk akupun akhirnya kmbali krumah sakit itu,aku bhkan tdk brani mlihat keadaan nenekku di dalam sana.

Hujan deras yg tiba2 mengguyur seolah tau sperti apa rasa hatiku saat ini,

“Tuhan aku mohon sembuhkanlah nenek jangan biarkan dia mnderita sprti ini“ ucapku pelan menengadah ke langit sembari berdiri di sisi balkon rumah sakit.

 

“Kau lagi“ ucap namja brmata sipit tajam itu lagi tiba2 mngagetkanku, seketika ku usap butiran air mata yg masih trsisa di pipiku.

Ku lihat sekilas kearah namja yg berdiri di sebelahku ini lantas kembali kualihkan pandanganku ke atas langit yg mengucurkan butiran air hujannya. 

“Apa nenekmu sdah di operasi?“ tanyanya lagi.

Aku hnya mnggelengkan kpala tnpa mlihat kearahnya.

“Kau sndiri sdang apa dsini?“ Tanyaku kmudian.

“Sdah 1 minggu ayahku jg dirawat drumah sakit ini krna kcelakaan“ jelasnya.

“Knapa nenekmu blm di operasi juga? Bukankah kau blg hrus sgera di operasi“ tanyanya lagi.

“Aku blm bisa melunasi biaya administrasinya jd mreka tdk mau brtindak sblum aku menandatangani jumlah biaya itu“

“Apa kau tdk pnya saudara?“ Tanyanya lagi.

“Tdk. Aku hnya tinggal berdua dgn nenek dan jika nenekku mninggal aku pasti akn hidup. sebatang kara,org tuaku sdah mninggal sjak aku masih kcil dan hidupkupun tdk semudah hidupmu,bisa masuk ke universitasmu itu juga krna beasiswa“ jelasku pnjang lebar.

“Lalu apa rencana mu skrg?“

“Aku tdk tau,andai saja adaa org yg meminjamkan uangnya padaku utk operasi nenek aku pasti brsedia melakukan apapun utk hal itu“ ucapku lesu.

“Melakukan hal apapun?“ Namja itu balik brtanya padaku.

“Heum“ jawabku lantas kmbali mndongak ke atas langit.

“Memangnya kau butuh uang brapa?“

“25juta“

“Bagaimana klau aku yg meminjamkan uang itu padamu“ ucap namja itu kontan saja membuatku trkejut dan menatap kearahnya dalam2.

“Apa kau serius?“ Tanyaku antusias.

“Justru aku yg brtanya padamu,apa kau serius akan mlakukan apapun dmi uang itu?”

“Iyaa,apapun“ jawabku yakin.

Lantas namja yg sering trlihat mngenakan gelang hitam itu mnarik tanganku utk berjalan mngikutinya.

“Hey kau mau mengajakku kmana“ tanyaku berusaha mngimbangi langkahnya yg memang lebih cpat dr langkahku.

“Mngambil uang utk mu“ ucapnya singkat.

“Kau serius?“ Tanyaku masih tak prcaya.

“Bukan krna aku kasian pada nenekmu tp lebih krna aku trtarik pada penawaranmu“ ucapnya masih trus mnatap ke depan tanpa mnoleh kearahku.

~oo~

~

~

 

“Ini 25 juta“ ucap namja itu kluar dr sebuah bank sembari mnyerahkan amplop besar berisi uang.

Aku masih trperangah dgn hal yg dilakukan namja ini,

 

“Gomawo“ ucapku smbari membungkukkan badanku,

“Kau ,knapa kau baik skali padaku? Tdk sperti ke 3 temanmu itu“ucapku kmudian.

“Bukankah sdah ku bilang aku hnya trtarik dgn penawaranmu saja“jawabnya datar.

“Baiklah aku akn melakukan apapun perintahmu setelah nenekku di operasi tapi skrg aku hrus sgera kmbali krumah sakit“

“Naiklah mobilku,aku juga akan kmbali mnemani ayahku drumah sakit“

 

Akhirnya kamipun sampai drumah sakit dan aku brgegas mnuju ruang administrasi utk melunasi biaya operasi nenek agar mreka sgera menolong nenekku.

Tak ku sangka namja itu masih mnungguku dr kjauhan,hingga aku selesai mnandatangani surat persetujuan operasi itu ku lihat namja itu masih duduk ditempat yg sama lantas akupun mndekat kearahnya.

“Besok temui aku di tempat ini“ ucapnya.

“Baik tuan“

“Tdk perlu memanggilku sperti itu, Kau juga tdk perlu mngembalikan uang itu, asal kau mau mnuruti apapun yg aku katakan“ ucapnya dgn tatapan tnpa ekspresi kearahku.

 

“Benarkah aku tdk harus mengganti uangmu?

Lalu sampai kapan aku harus mnjadi pelayanmu?“

“1 bulan saja“ ucapnya lantas beranjak dr kursi yg dia duduki dan melangkah meninggalkanku,sementara aku masih berdiri trpaku mensyukuri kbaikan namja itu,

“Oya, kau yeoja yg hebat aku salut padamu,kau rela mlakukan apapun utk org yg kau sayangi“ ucapnya smbari mnghentikan langkahnya sejenak sebelum bnar2 berlalu dr hadapanku.

“Gomawoyo“ balasku, diapun hnya membalasnya dgn anggukan kpala.

~oo~

~

~oo~

 

~

17:30

 

Ditempat ini dia memintaku menemuinya tapi dia blum trlihat juga.

Stidaknya aku sdah merasa lega krna nenekku sdah melewati masa kritisnya setelah operasi,

 

“Hey” namja brmata sipit itu tiba2 mngagetkanku yg sdang duduk memainkan ponselku.

“Aku sdah mnunggumu sjak tadi“ ucapku sembari berdiri.

“Ikut dgn ku“ ajaknya seraya menarik pergelangan tanganku.

 

~

@rumah mewah

“Wahh besar skli apa ini rumahmu?“ Tanyaku trkagum.

“Iyaa. Turunlah“ ucapnya smbari membuka pintu mobilnya.

 

”Apa kau akan mnyuruhku bekerja dirumahmu?tapi tdk apa2 kan klau aku bkerja paruh waktu krna aku juga harus kuliah“ tanyaku dgn mngikuti tarikan tangan namja itu memasuki rumah besar dan serba mewah ini,bhkn ku lihat byk skali pelayan drumahnya,

Masihkah dia membutuhkan ku sbgai pelayan lagi dsni,batinku.

 

“Masuklah“ perintahnya ketika sebuah pintu kamar di lantai 3 rumah ini dibukanya.

Dgn ragu2 akupun melangkah memasuki kamar yg trlihat seperti kamar pangeran di kerajaan2 yg prnah ku lihat di televisi itu.

“Apa ini kamarmu? Utk apa kau membawaku kemari? Wahh besar skli“ dgn polosnya aku mengedarkan tatapan kagumku pda sgala kemewahan di dlm ruangan ini.

”Bnar,ini kamarku,kau suka? Oya siapa namamu?“ Tanyanya yg tengah berdiri brhadapan dgn ku sambil menggulung lengan kemejanya hingga ke siku.

 

“Namaku (namamu)“ jawabku ragu2.

Aku bhkn juga blm tau siapa nama namja ini tapi aku tdk punya keberanian utk brtanya.

“Aku sdah menolongmu bhkn aku tdk meminta uangku kmbali,sesuai ksepakatan kau akan melakukan apapun yg aku katakn,bukan bgitu (namamu)?“

Akupun mengangguk cepat.

“Apa kau masih virgin?“ Tanyanya kmudian. Apa?apa2an dia brtanya sperti itu,

“Masih“ucapku mulai diliputi perasaan takut.

“Apa kau sdah mempunyai namjachingu?“ Tanyanya lagi.

“su….sudah“ jawabku gugup knapa tiba2 dia mnanyakan hal2 sperti itu,dan knapa tatapannya trlihat berbeda.

“Sampaikan maafku utk namjachingumu besok kalau kau brtemu dgnnya,krna aku sdah lebih dulu mnikmati tubuh yeojanya“ ucapnya lagi, dgn tatapannya yg smakin menakutkan sembari trsungging senyum nakalnya,

“Ap,apa mksudmu?“ Akupun sdah mulai gugup panik dan takut saat ini.

“Bukankah kau sdah brjanji akan mlakukan apapun yg aku katakn,aku tdk akn mnyuruhmu bkrja dsini krna drumahku sdah byk pelayan,aku hnya menginginkan tubuhmu yg menggoda itu“ ucapnya dgn tatapan yg mngarah ke dadaku yg sdikit terekspos.

“Tap,tapi“ sembari ku tutupi dadaku dgn kedua tanganku,sejauh ini memang blm adaa gerakan namja itu yg sekiranya mnyerangku tapi prkataannya itu sdah cukup membuatku ketakutan.

“Knapa? Kau tdk mau? Apa kau bisa mngembalikan uangku skrg juga? Kau pikirr aku akn bgitu saja memberimu uang sbanyak itu tnpa imbalan humm”

“Aku bkn pelacur oppa“ ucapku mulai mneteskan air mata.

“Siapa yg bilang kau sperti itu? Aku tdk bilang kau pelacur“ jawabnya dgn wajah coolnya.

“Aku akan mlakukan apapun yg kau mau tp aku mohon jgn memintaku melakukan hal sperti itu“ akupun semakin memundurkan posisiku karna namja ini sdh mulai mndekat kearahku perlahan sembari melepas kancing kemejanya satu per satu.

#FLASHBACK END.

Namja ini memang suka skali melajukan mobilnya dgn kcepatan tinggi bhkan sjak masih sekolah yesung sering melakukan balap diluar sirkuit tanpa spengetahuan orang tuanya dan hobby nya yg berbahaya itu tak jarang mngakibatkan dirinya trluka,sperti itu yg prnah hyuk ceritakan padaku dulu. sekarang aku sudah menghapus masala lalu itu dan menuju masa depan ku dengan yesung oppa karna dia mau bertanggung jawab atas nana anak ku dengannya.

 

@ Rumah sakit

 

“Lebih cpat chagi“ pinta yesung menggandeng tanganku dgn langkah cepatnya sembari menggendong nana di pundak kanannya.

 

“Heum“ akupun mngikuti langkah cpat namja ini mskipun terasa sdikit ksulitan dgn high hillsku.

 

“Siapa yg sakit oppa“

 

“Nanti kau akan mengetahuinya sndri chagi“ balasnya dgn tatapan matanya yg lurus kedepan,nampak jelas kpanikan dr raut wajahnya dan aku yakin seseorang yg sdang sakit itu adalah orang yg berarti utk yesung.

 

Kamipun tiba dsebuah ruang perawatan dgn sgala macam alat bantu medis berjajar disana.

 

“Bagaimana keadaannya“ tanya yesung segera setelah membuka pintu kamar itu dgn putrinya yg masih dlam gendongannya tapi spertinya nana sdah trbangun mskipun masih bermalas2an di pundak Appanya.

 “Dia baru saja melewati masa kritisnya,tadi badannya kmbali mngejang dan menggigil sperti waktu itu“ papar donghae.

Ya tuhan,, kata itu yg prtama kali trucap dr bibirku bgitu mataku trtuju pada sosok yg sdang trbaring lemah disana,

 Yesung pun mndekat kearah tmpat hyuk trbaring seraya menarik pelan tanganku.

 

“Lihatlah dia,dia sakit,dan yg lebih mnyebalkan lagi dia sangat malas utk berobat bhkan dia trlihat sperti membiarkan sakit itu mngalahkannya,dia bnar2 namja yg bodoh“ ucap yesung pelan mnyesali kemalangan yg mnimpa sahabatnya itu.

 Hatiku terasa sakit,perih skali seperti trsayat belati tajam yg mnyiksa sisi hatiku mlihat namja yg prnah berarti dlm hidupku ini harus trgolek lemah tak berdaya dihadapanku,

Ini bukan prtama kalinya aku melihat hyuk trbaring di ranjang rumah sakit tapi kali ini sungguh aku merasa jauh lebih mnyesal prnah mninggalkannya dulu,,ingin skali aku melakukan sesuatu utk membuatnya kmbali sembuh tapi spertinya tak ada yg bisa ku lakukan utk nya.

Air mata ku mengalir dalam isakku yg trtahan,aku tak ingin sampai membuatnya trbangun dan mlihatku menangisinya.

 

Kurasakan rengkuhan lembut menghampiri pundakku.

“Dia akan sembuh,hyuk adalah namja yg kuat dan aku yakin dia akan baik2 saja” lipur yesung sembari merangkulku ke dalam dadanya.

 

“Apa dia putri kalian?” Tanya donghae membuyarkan suasana sedihku.

 

“Heumm namanya Nana“ sahut yesung sembari trsenyum kpada putri kcil yg masih dalam pelukannya.

 

”Kmari Nana,mari kita bermain“ donghae pun memecah suasana kalut ini mnjadi lebih mncair dgn candaannya yg berbicara kpada Nana dgn nada bicara sperti anak kcil.

 

Yesungpun menurunkan nana dr gendongannya agar dia brkenalan dgn donghae.

Nana memang anak yg pintar dan mudah skali akrab dgn orang baru bgitu pula dgn donghae”

 

“Bermainlah dgn donghae ahjussi“ tutur yesung lembut kpada putrinya.

 

”Kita kluar yah dsini bau obat,kita cari makanan di bawah“ donghaepun mnggendong Nana utk membeli sesuatu di swalayan rumahsakit di lantai dasar.

~

Kembali ku tatap wajah pucat yg terlihat tenang dalam balutan mimpinya.

 

“Waktu itu,aku smpat melihatnya sekilas,kami brtabrakan di jalan dan aku mnjatuhkan sapu tanganku di dekatnya lalu dia memberitahukannya padaku tapi aku malah mnjauh darinya oppa“ ucapku terisak dalam pelukan yesung.

 

“Dia pasti sangat snang bisa mlihatmu lagi“ balas yesung pelan,sperti tak ada kcemburuan dalam ucapannya.

 

“Oppa,apa sbnarnya yg trjadi padanya?“ Tanyaku pelan agar tak menimbulkan berisik druangan ini.

 

“Aku tdk tau apa aku harus mngatakan ini atau tdk“ jawab yesung trtunduk.

 

“Ceritakan padaku oppa aku mohon“

 

Trdengar hempasan nafas beratnya memulai ceritanya,menatapku dalam2.

“Bberapa tahun yg lalu seorang yeoja telah brhasil memporak porandakan persahabatan kami ber4,trlebih ktika yeoja itu pergi mnghilang dan mnyisakan kehancuran hati kami,hyuk dan aku,aku masih bisa melampiaskan kekalutan hatiku dgn hal lain tapi hyuk dia salah melangkahkan pilihannya,dia sempat mninggalkan kami dia mnyendiri sampai ke luar negri hingga suatu ktika dia kmbali kpada kami namun sdah dlm keadaan yg mnyedihkan sperti ini“ cerita yesung panjang lebar.

Aku hnya mampu meneteskan air mata mncermati stiap kata yg diucapkannya, timbul sejuta pnyesalan dlm hatiku krna aku yakin yeoja yg yesung ceritakan itu adalah aku,ku gigit bibirku sndri agar tak trdengar tangisku yg mgkin akan membangunkan tidur lelapnya.

 

“Lalu apa yg membuatnya sperti ini oppa?“

 

“Drugs“ sahut yesung datar.

 

DEGGGG..

 

Ya tuhan,hyuk knapa kau bodoh skali kau bnar2 sangat bodoh,kau bhkan jauh lebih bodoh dr diriku mskipun aku merasa mnjdi manusia pling bodoh sedunia oleh masa laluku.

Apa yg kau dapatkan dr itu semua oppa? Kau hnya mnyiksa dirimu sndri,kalau kau sangat membutuhkanku knapa kau tdk mncariku sampai ktemu?knapa kau mlakukan hal bodoh itu hahh? Batinku mnyesal diantara air mata yg tak hentinya mngalir. aku menyesali apa yang telah ku perbuat saat itu dimana akuharus menaggung malu akibat Yesung dan cuma laki2x Lee Hyukjae yang mau menjadikan ku yeojachingunya bahkan melamar dan hampir menikahiku kalau saja saat itu aku tidak kabur dalam acara pernikahan mu oppa karna ku kau jadi begini oppa’ batin ku

 

“Dia harus merasakan sakitnya kecanduan benda sialan itu“ ucap yesung geram.

 

“Tapi dia tdk memiliki smangat utk kmbali sembuh,kmbali mnjadi hyuk yg ceria dan sok tau sprti dulu,dia sperti mrelakan kesakitannya stiap kali sdang sakau“ lanjut yesung lagi.

 

“Knapa orang tuanya tdk memaksanya utk sembuh oppa?“ Tanyaku menuntut.

 

“Tdk ada satupun kluarganya yg tau tntang hal ini chagi,hyuk memaksa kami utk tdk memberitahukan keadaannya slama ini bhkan dia mngancam akan mninggalkan kami lagi jika sampai ada yg mngadukannya kpada orang tuanya“ jelas yesung.

 

”Hyuk oppa harus sembuh,aku yg mnyebabkan kekacauan ini jadi aku pula yg akan berusaha mengembalikan kehidupannya sperti dulu,aku yakin hyuk oppa akan sembuh“ gumamku yg lantas trlihat tatapan yesung penuh tanya kearahku tnpa berucap apapun.

 

“Dia bangun,mndekatlah padanya,aku akan menunggu diluar“ ucap yesung trsenyum kpadaku.aku tau yesung trpaksa memberikan senyuman itu tapi utk kali ini aku harus tega tdk mempedulikan perasaanya demi hyuk.

 

Ku langkahkan kakiku pelan mendekati hyuk yg trbaring.

Matanya mulai trbuka dan mulai mnggerakkan bibirnya tanpa suara.

Sbnarnya aku sdah mati2an menahan air mataku agar tdk sampai trlihat olehnya tapi sungguh ini sangat sulit.

 

”Oppa,kau bangun“ ucapku pelan sembari ku genggam jemarinya.

Perlahan hyuk smakin melebarkan matanya utk menatap ke arahku.

 

“Chagi“ gumamnya lirih,

“Dimana aku? Apa aku di surga bersama bidadari?” Lanjutnya pelan.

 

“Oppa kau masih saja bisa brcanda dlm keadaan sperti ini“ ucapku trsenyum padanya.

Sebenarnya ingin skali aku mnangis dan memeluk tubuhnya yg nampak kurus dan layu ini.

 

“Oppa masih hidup,ini drumah sakit bukan di surga oppa,dan aku bukan bidadari“ lanjutku yg lantas membuat wajah pucatnya trsenyum kepadaku.

 

”Ini sungguh kau? Bagaimana kau bisa disini chagi?“ Tanyanya pelan.

 

“Aku tdk mau bercerita apapun jika oppa blm sembuh,Utk itu oppa harus sembuh dulu,oppa harus bnar2 sembuh dan jadilah orang yg pintar dlm menentukan hidup jangan bodoh lagi sperti ini,ara?“ akupun berpura2 memarahinya.

Hyuk nya membalasnya dgn anggukan kpalanya seraya kmbali trsenyum dan membalas genggaman tanganku.

 

“Rumah sakit tdk mnyediakan makan selarut ini,jadi kau makanlah ini“ ucap donghae yg tiba2 masuk keruangan hyuk sembari membawa makanan dgn Nana yg masih didalam gendongnya,tak lama kmudian yesung pun menyusul masuk dan duduk di sebuah sofa yg trsedia di dalamnya.

“Aku tdk lapar“ sahut hyuk lemah. “Bagaimana mgkin kau tdk lapar sdangkan sejak tadi siang aku terus bersamamu dan tdk melihatmu makan“ bantah donghae. “Sini makanannya oppa biar aku yg mnyuapi“ ucapku seraya meminta makan malam hyuk dr tangan donghae. “Apa kau berani mengatakan kalau kau tdk mau makan?“ Akupun berpura2 mengancamnya. Hyuk pun kmbali trsenyum padaku dalam sakitnya. “Tentu saja aku mau kalau kau yg mnyuapi“balasnya lirih.

 

Sementara seseorang yg tengah duduk di sofa dgn mata tak berkedip terus mengamatiku yg sedang membujuk hyuk, sbnarnya aku juga tdk tega mengumbar hal2 sperti ini di depan yesung tapi utk semntara ini dia harus mngalah dan berusaha mngerti krna hyuk lebih membutuhkanku stidaknya sampai dia sembuh.

 

 

~

 

@ home

 

Hari ini aku kmbali kerumah leeteuk oppa utk mngantarkan Nana pulang krna dia terus merengek ingin brtemu ahjussinya yg selalu dia panggil Appa itu. ya Leeteuk oppa adalah sepupuku setelah kejadian dimana akuhamil anak yesung aku tinggal dengan Leeteuk oppa.

 

“Oppa apa kau tdk merindukanku?sehari semalam kita tdk brtemu dan tdk saling mengganggu“ Tanyaku manja bersandar di pundak sepupuku itu.

 

“Tdk,aku hnya merindukan Nana“ sahutnya sembari memainkan ponselnya.

 

“Huffff“ lenguhku sembari ku manyunkan bibirku. “Trnyata mantan pacarmu banyak juga ya?dan semuanya orang kaya kecuali sungmin“ ledeknya. “Berhenti membandingkan sungmin oppa dgn siapapun,dan jgn prnah membicarakannya lagi krna dia sdah damai di alamnya“ balasku kesal.

 

“Apa kau akan menikah dgn Appanya Nana itu? Spertinya dia orangnya tdk begitu ramah.“ ucap leeteuk oppa lagi. “Bagaimana oppa bisa menilai yesung tdk ramah sdangkan oppa blm prnh mngobrol dgn nya,oppa hnya bertemu sebentar krna tadi dia harus buru2 kmbali ke kantornya stelah mngantarku pulang“ kilahku.

 

“Tentu saja kau membela namja itu“ balasnya lagi. “seterahlah kau memang menyebalkan“ gerutuku seraya meninggalkan leeteuk oppa utk mnyusul Nana tidur dikamar.

 

DRRRRTTTT (pesan masuk)

 

Segera ku keluarkan ponsel dr sakuku.

From: hyukppa

~aku sendirian chagi bisakah kau temani aku sampai donghae kmbali~

 

~

 

~

 

@ rumah sakit

 

“Chagi“

“Iya oppa?”

“Boleh aku bertanya?“

“Tentu saja oppa“ 

“Kmarin malam kau datang bersama yesung kan,apa kau tinggal dgn nya? Apa kalian sdah bersatu?“

 

“Ap-apa? Tdk oppa, bagaimana oppa mngatakan hal itu sedangkan saat aku sampai dsini oppa masih trpejam,aku-aku hnya kebetulan datang di waktu yg hampir bersamaan dgn yesung,donghae yg memberitahuku krna memang sebelum itu aku prnah brtemu donghae di supermarket dan kami brtukar nomor ponsel,apa dia tdk bercerita padamu?“ sanggahku brbohong agar hyuk tdk kecewa atau sakit hati yg berujung ke obat2an lagi. Kami smua berusaha merahasiakan hal apapun tntang aku dan yesung agar hyuk tdk sampai tau.

Aku tdk mnyangka namja sekeren eunhyuk trnyata memiliki hati yg sangat sempit.

 

“benarkah? Baiklah aku prcaya padamu chagi,oya putri kcilmu cantik sekali ya bagaimana dgn Appanya?“ Tanyanya kmudian.

 

“Oppa bisakah kita membicarakan hal lain saja?“

 

“Maaf kalau prtanyaanku membuatmu tdk nyaman,mm.. Apa kau sdah makan?“ Balasnya mngalihkan pembicaran.

 

“Sdah,tadi aku makan bersama leeteuk oppa drumah“

 

“Siapa dia?“ Tanyanya sembari mngernyitkan dahinya.

 

“Dia sepupuku” balasku yg lantas trlihat raut lega mndengar pnjelasanku. ckckc><

 

”Chagi,pernah suatu hari aku brjalan2 di kota ini dan aku melihat seorang yeoja yg mirip dgn mu,dia mnjatuhkan sapu tangannya setelah bertabrakan dgn ku tapi sayangnya yeoja itu berlalu dr hadapanku“

 

“Benarkah?“ Tanyaku brpura2 tdk tau padahal yeoja itu memang bnar2 aku.

“Oppa masih mnyimpan sapu tangan itu tdk?“ Tanyaku lagi.

 

“Tidak” jawabnya pelan.

 

“Oppa kau knapa? Apa kau baik2 saja?“ Tanyaku gusar melihat tubuh hyuk yg tiba2 saja bergetar.

 

”Dingin skali“ sahutnya halus.

ku rapikan selimut tebalnya menutupi tubuh ringkih namja ini agar rasa dinginnya berkurang.

Ya tuhan apa lagi yg trjadi padanya knapa tubuhnya menggigil.

 

“Aku panggil dokter oppa“

 

“Tdk,tetaplah disini chagi,dekaplah aku“ pintanya seraya menahan tanganku ketika aku ingin kluar memanggil dokter, meskipun dgn ragu2 ku dekapkan tubuhku erat memeluknya agar sdikit mengurangi rasa dingin yg tengah mnderanya.

 

“Apa sdah lebih hangat?“ Tanyaku,

sebenarnya situasi ini membuatku sdikit gugup,aku harus memeluk erat namja yg prnah ku tinggalkan dulu.

 

“Aku takut chagi“ ucapnya smakin lemah.

 

“Apa yg kau takutkan oppa? Bukankah aku tetap bersamamu”

 

“Aku takut akan berpisah lagi dgn mu“ ucapnya lagi dan smakin terasa getaran tubuhnya brtambah hebat.

 

“Apa sangat dingin oppa?“ Akupun smakin mngeratkan dekapanku ditubuhnya.

Seketika aku teringat akan hal yg dulu selalu sungmin oppa lakukan padaku ktika aku kedinginan.

 

Ku gosokkan kedua telapak tanganku hingga mnimbulkan rasa hangat utk ku tempelkan di kedua pipinya tapi hal itu masih blum juga meredakan rasa dinginnya hingga akhirnya akupun memberanikan diri mnyatukan bibirku dgn bibirnya,dgn sangat lembut ku berikan kehangatan dr ciuman itu dan smoga saja hyuk merasakannya dgn baik.

Ku lumat bibirnya yg menggigil itu perlahan mski balasannya terasa tak begitu terasa.

Dari situ aku smakin tau bhwa keadaannya bnar2 sdang tdk baik hingga ku putuskan berlari meninggalkan namja itu utk memanggil dokter krna bel yg trletak di atas tmpat tidurnya tdk berfungsi.

 

“Dokter cepat tolong hyuk oppa,tubuhnya menggigil lagi,cepat“ teriakku kpada dokter yg brjaga dirumah sakit itu.

Namun bgitu kami sampai kmbali ke kamar trnyata hyuk oppa sdah dalam keadaan trjatuh dr tempat tidurnya.

 

“Oppaaaaa“ teriakku seketika menghambur ke tubuh hyuk yg sdah tergolek lemas di lantai..

 

-TBC- 

jangan pada penasaran ya wkwkw setelah baca jangan pada lupa coment^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s